• Home
  • Download
    • Premium Version
    • Free Version
    • Downloadable
    • Link Url
      • Example Menu
      • Example Menu 1
  • Social
    • Facebook
    • Twitter
    • Googleplus
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Entertainment
  • Travel
  • Contact Us

Pinterest

Tasty Treats
Travel Journal
Temmy Times

Penat dan ingin lari sejenak dari rutinitas dengan melakukan plesir alam? Mungkin Kamu bisa mencoba Trekking Day di Lenirra Villa & Resto. Berlokasi di Cijeruk, Bogor, destinasi wisata ini menggabungkan konsep restoran dengan kolam renang, belasan unit glamping juga beberapa villa di satu area persawahan seluas 5000 meter persegi. Fasilitas resto yang memadai, turut dilengkapi dengan beragam pilihan paket wisata, seperti Trekking Day, Point Ball, Off Road, Rafting, hingga Team Building. Simak selengkapnya pengalaman super seru perdana mengikuti Trekking Day di Lenirra Resto bersama komunitas food blogger Indonesia.


Road to HUT ke-4 Food Blogger Indonesia Community

Jelang momen HUT ke-4 Food Blogger Indonesia Community pada tanggal 27 Oktober 2026 yang akan datang, saya dan rekan-rekan komunitas terinspirasi untuk merayakan acara selebrasi berkonsep petualangan kuliner, pemulihan energi, sekaligus plesir alam. Kegiatan Trekking Day bertajuk Jelajah Alam, Nikmati Rasa, Rajut Cerita ini, berlangsung di Lenirra Villa dan Resto. Sekitar 12 anggota komunitas Food Blogger Indonesia begitu antusias mengikuti rangkaian agenda Trekking Day. Kami berkumpul di area resto, sebelum berangkat bersama tim Tour Guide Lenirra yaitu Mas Kidal serta supir yang bertugas mengantar-jemput peserta dari Lenirra ke titik mula perjalanan trekking.


Paket Wisata Trekking Day 

Ada 2 pilihan Paket Trekking Day di Lennira Resto, yaitu Paket Trekking Jelajah Alam dan Paket Leisure Walk.

Paket Trekking Jelajah Alam merupakan opsi tepat bagi peserta yang ingin melakukan trekking dengan rute lengkap dari Lenirra Resto, Jembatan Pos Pertama, Hutan Pinus, Suaka Elang, hingga ke Curug Cibadak. Biaya HTM untuk paket ini dibandrol Rp.150.000/orang (1-5 orang).

Sementara Paket Leisure Walk adalah pilihan trekking dengan jalur lebih dekat dan santai dari Lenirra Resto, Jembatan Pos Pertama, dan berakhir di Hutan Pinus. Cocok untuk peserta trekking pemula, dengan kisaran biaya Rp.100.000/orang.


Fasilitas Transportasi dari Pihak Resto

Jarak lokasi titik kumpul pos Suaka dari Lenirra Resto, sekitar 2,6 km. Namun tidak perlu bingung cara menuju ke sana.. Karena pihak pengelola Lenirra Resto telah menyediakan fasilitas mobil operasional untuk mengantar dan menjemput para peserta Paket Trekking. Estimasi waktu tiba, sekitar 11 menit.  Kapasitas mobil pun leluasa, cukup untuk 15 orang dewasa, termasuk supir. Supir dan Tour Guide-nya sangat ramah, profesional, sigap membantu, sangat inisiatif bahkan untuk keperluan dokumentasi. Dari pos Suaka inilah nanti kami mulai Trekking, berjalan menyusuri jalanan setapak di kawasan hutan di bawah kaki Gunung Salak.

Agar kegiatan Trekking berjalan aman dan lancar, agenda pertama yang dilakukan setiba di pos titik kumpul, Tour Guide membagikan smack box berisi roti, kue tradisional, juga air mineral pada peserta. Di mobil, sudah tersedia juga sejumlah stok Trekking Pole, yaitu tongkat bantu jalan untuk hiking atau mendaki gunung, jikalau ada peserta yang luput membawa. Usai pemanasan, rombongan kami pun memulai rute Trekking.






Riuh Tawa kala Plesir Alam, Lintasi Hutan Pinus Menuju Curug Cibadak 



Target tujuan rute awal adalah Jembatan 1 Pos Suaka. Kami mulai berjalan sekitar pukul 08.44 WIB. Dari area parkiran titik kumpul, peserta Trekking mulai diarahkan untuk berjalan menembus kawasan hutan pinus. Total jalur Trekking yang harus ditempuh adalah sekitar 1,5km, bagi peserta yang mengambil paket Jelajah Alam hingga Curug Cibadak. Jadi bila ada peserta yang hanya ingin trekking sampai hutan pinus, bearti ia hanya menempuh jarak separuh perjalanan.
Dikelilingi oleh pepohonan dan rumput hijau, jalan setapak yang kami lalui cukup variatif. Sesekali berbatu, landai, tak jarang juga menanjak menuju area perbukitan. Mengjhirup udara bersih selama sesi Trekking ini, tentulah kesempatan "mewah" yang sungguh patut disyukuri. Khususnya bila ingatan kita terbang pada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia yang kini belum mendapatkan penanganan tepat demi hak mereka menghrirup oksigen berkualitas layak dan sehat.
Meski rimba dan flora di kanan kiri kami selama melintas tampak begitu menyegarkan, tapi tatapan dan jarak langkah harus fokus bagi siapapun yang mengikuti Trekking Day. Karena terkadang langkah kami sudah bersisian dengan tepi tebing dan sungai. Menikmati suasana pagi yang teduh dan indah, tentu boleh. Inilah saat terbaik untuk memulihkan pikiran. Namun jangan sampai kita teralihkan dari target rombongan &  jarak tempuh.




Tak butuh waktu lama, sekitar pukul 08.52 kami sudah tiba di Jembatan 1 Pos Suaka. Bersyukur, rupanya kami sangat beruntung memilih akhir pekan yang tepat untuk melakukan Trekking Day. Konon, menurut Mas Kidal, kuota debit air kali yang terbentang di bawah kaki jembatan ini, tidak selalu ada. Ini lumrah terjadi, mengingat adanya perubahan musim kemarau panjang jelang akhir tahun 2026.

Sebelum lanjutkan perjalanan, Tour Guide Lenirra ini menyarankan kami untuk mengabadikan moment foto juga content video di Jembatan 1 Pos Suaka. Terdapat banyak angle menarik di jembatan berwarna biru-kuning-hijau ini. Kiranya dapat memenuhi kebutuhan materi ulasan (review) kami sebagai Food Blogger Indonesia.







Hanya sekitar 20 langkah dari Jembatan Pos 1 Suaka,  terdapat Pos Suaka. Tempat rehat sejenak bagi peserta Trekking. Sebuah rumah bercat putih mungil dengan 2 bilik istirahat dan 1 toilet. Fasilitasnya memadai meski sederhana. Kamu bisa mencas hp sesaat. Ada bangku panjang yang terbuat dari beton semen, untuk duduk santai sekejap sambil makan snack dan minum, ditemani lukisan alam terbaik di sekeliling.

Satu hal yang saya rasakan selama berjalan menyusuri hutan, kawasan Suaka Elang ini terpencil tapi aman, hening, dan jujur menenangkan. Ada ibu penjaga Pos Suiaka. Umtuk seseorang yang tampak sudah begitu kenyang asam garam kehidupan, beliau ternyata sangat inisiatif, membantu, dan ramah. Dari beliau, saya mengetahui ada fasilitas charging station di pos. Ia bahkan terdengar menyesal, luput mengeluarkan tikar di bilik dalam pos, bila ada peserta trekking yang butuh beristirahat kala melintasi pos. Padahal bangku panjang di depan pos, sudah menjadi pilihan tempat duduk yang lebih dari cukup bagi kami. Mungkin karena beliau orang lokal, jadi di mata saya, si Ibu teh meuni hebat, euy. Tegap dan biasa banget gaya langkahnya, di jalanan setapak yang agak terjal dekat area Pos Suaka. 








Pagi terus bergulir. Karena ini Trekking Day dengan Paket Jelajah Alam, jadi rute perjalanan harus tuntas. Peserta Trekking, jelang pukul 09.11 tiba di Jembatan Gantung Elang. Di balik tampak luar yang estetik, menyeberangi jembatan gantung ini membutuhkan kehati-hatian juga nyali tersendiri.
Saya jadi teringat pengalaman mendadak traveling ke Suspension Bridge Sukabumi di masa kehamilan putri bungsu saya 2019 lalu. Saya yang kala itu tengah hamil, entah kenapa merasa yakin segala sesuatunya aman dan baik saja saat menyebrangi jembatan tersebut bersama suami dan anak sulung. Sementara mama saya, hanya sanggup berfoto di depan jembatan gantung, untuk kenangan perjalanan. Melintasinya, tidak terbayang di benak Oma (panggilan beliau sejak anak-anak lahir). Beliau terlanjur melihat ke pemandangan di bawah jembatan, dari situ kakinya sudah terasa ringan. Bahkan minat untuk menyebrang pun, sudah tak lagi ada. Akhirnya, kedai kopi di depan gerbang Suspension Bridge yang sajikan pisang rebus dan umbi-umbian kukus, jadi tempatnya nyaman mengisi waktu.




Tiba di Hutan Pinus Suaka Alam, pukul 09.44 WIB

Peserta Trekking disambut tempat penangkaran dan konservasi burung pemangsa bernama Suaka Elang Jawa, setibanya di area Hutan Pinus Suaka Alam. Aviari dan pusat rehabilitasi raptor (burung pemangsa) ini dikelola oleh Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, 

Dipagari oleh hutan pinus yang rimbun menjulang, area berkemah berfasilitas lengkap, turut tersedia di kawasan ini. Mulai dari musholla, kantin hingga toilet dapat diakses oleh pekemah.

Target tujuan healing terbaik, yaitu Curug Cibadak, akhirnya menutup rute Trekking Jelajah Alam, di pukul 10.50 WIB

Waktunya berendam dan bebass eksplor area air terjun. Kalau peserta Trekking kebagian berenang di curug kayak gini, lagi-lagi itu artinya kita patut bersyukur debit air curugnya tidak kering, saat kita bermain di Curug Cibadak.

Menurutku, inilah daya tarik paling utama dari Paket Trekking Day di Lenirra. Fasilitas akomodasi dan tour guidenya profesional, dapat akses wisata air terjun di Curug Cibadak, pula. Dampaknya, ya pasti peserta Trekking jadi merasakan mood-booster dan happy healing. Pulang Trekking, ga usah repot memikirkan perut keroncongan. Karena ada menu Paket Khusus Makanan yang bisa kita minta disajikan persis setibanya kita kembali di Lenirra Villa & Resto.

Habis Trekking, Terbitlah Santap Siang Komunitas di Lenirra Resto


Puas Jelajah Alam, para peserta trekking berjalan kembali ke titik kumpul.
Siap dijemput lagi oleh mobil operasional Lenirra, sebagaimana halnya saat berangkat dari resto, kami pun diantar oleh driver yang bertugas.
Usai membersihkan diri di ruang bilas dan toilet nyaman di area dining dekat Lenirra Villa, kami pun siapp santap siang ganash bareng rekan komunitas. 😄
Pesanan kami 2 Paket Nasi Liwet Three Cups dengan lauk lengkap : 
Ayam Bakar, Gurame Goreng, Karedok, Tahu Tempe, Lalapan, juga Sambal Gledek & Sambal Cabe Hijau, serta Es Teh Manis & Kelapa Muda.

Rating cita rasa dan kualitas kesegaran = 9.2/10. Besttt, hidangan tradisional premium terenak. menu favoritku dari Paket Nasi Liwet ini adalah Gurame Goreng, Tahu, Sambal Gledek (Merah), dan Ayam Bakar. Tips memesan paket makanan pascaTrekking Day di Lenirra, baiknya lebihkan saja orderan menu makanannya. Rasa capek yang terkuras habis Trekking dan keliling fasilitas di area persawahan resto, biasanya bikin selera makan makin berlipat ganda. 







Fasilitas Utama Lenirra Villa & Resto


Berikut sejumlah fasilitas utama yang bakal bikin Kamu making senang berlibur di Lenirra Villa & Resto.

• Lenirra Resto & Three Cups (area makan dan kafe dengan pemandangan sawah serta Gunung Salak)
• Lenirra Glamping (tenda kubah / dome estetik di tengah area persawahan)
• Villa (seperti tipe Villa Layana dengan 3 kamar tidur)
• Kolam Renang anak berkonsep Infinity Pool di area Glamping dan kolam renang dewasa di area Villa.
• Area Pendukung (taman, jalur jalan santai, spot rumah pohon, area pesawahan, dan area parkir)

Lenirra Glamping

Mau lanjut staycation juga di glamping atau villa Lenirra? Harus. 

Ada pilihan Glamping dan Villa. Kalau kapasitas keluargamu maksimal hanya 4 orang, bisa pilih Glamping. Belasan Glamping berjajar rapi di sekitar are infinity pool. Memberikan sensasi slow-living yang adem banget, selama menginap.

Stay tune ya, di paragraf berikutnya akan saya ulas fasilitas kids-activities apa saja bagi rekan-rekan yang merencanakan family staycation di lenirra Glamping & Villa..











Lenirra Resto & Three Cups

Alhamdulillah, beyond happy rekreasi kuliner di sini. 
Perpaduan view sawah ala Ubud & sejuknya udara di kaki gunung, benar-benar memanjakan mata serta menambah geliat kuliner. Terlalu banyak sudut estetik bertebaran yang bakal kalap bikin memory smartphone-mu penuh. 

Lenirra unggul akan sejumlah pilihan paviliun resto. Terhitung ada 3 bangunan resto berkonsep indoor maupun outdoor yang bisa Teman-teman jadikan opsi ruangan sesuai kebutuhan acara santap bersama setiap customer. Belum lagi, ada area makan-makan sambil piknik di bawah rumah pohon. Seru tuh, jadi pengalaman makan sore sambil menikmati matahari terbenam.







Fasilitas Lenirra Villa

Lenirra Villa merupakan pilihan tempat staycation jika keluarga besarmu beranggotakan maksimal 15 orang. Jumlahnya yang terbatas hanya sekitar 6 unit, tak ayal menjadikan unit villa ini kerap sold-out. mantap banget juga lho, staycation di area villa. Buka jendela di pagi hari, langsung disuguhkan pemandangan alami di area pesawahan. Ada kolam renang khusus bagi penyewa villa. Jadi, kalau mager, Kamu nggak perlu jauh-jauh ke infinity pool di area glamping.






Ragam Aktivitas Anak di Lenirra Resto, Glamping, dan Villa

Menginap ataupun hanya berwisata kuliner di Lenirra, nggak akan bosen, deh. Temukan segunung aktivitas keluarga yang asyik dijadikan Kids-Activities saat berkunjung ke glamping dan resto.

  • Archery (Memanah)
  • Rock Painting Art
  • Animal Feeding
  • Piknik di Rumah Pohon
  • Field Trip dan Nandur
  • Bersepeda di Area Pesawahan
  • Kolam Ikan
  • Infinity Pool
  • Area Outdoor dan rerumputan hijau yang sangat luas

 




Kilas Kata 

Berkali-kali, kami haturkan terima kasih banyak, Lennira Resto & Villa untuk sajian dan service luar biasa pada momen selebrasi Food Blogger Indonesia Community 🥳❤️🎉🙏🏻
Dirgahayu ke-4, Food Blogger Indonesai Community. Makin banyak buku, karya, dan ulasan bermanfaat yang kita kelola untuk turut support UMKM juga wisata domestik Indonesia. Selalu menjadi bahagiaku yang pribadi, bisa menjadi bagian dari rekan-rekan Food Blogger.
Detail review trekking dan video review kuliner, di Lenirra Villa & Resto juga saya posting di social media Instagram @temmytimes Silakan berkunjung untuk dapatkan info footage review visual yang lebih detail tentang serunya habiskan hari di Lenirra.

          

Info Alamat

Lenirra Villa & Resto
Jl. Raya Cijeruk, Gg. Geger Bitung.
RT 002/RW 001. Kampung Cibadak.
Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk. Kabupaten Bogor. 16740
                                      















Wrote by Temmy Arthapuri
Postingan Lama Beranda


My Instagram

My Instagram

ABOUT AUTHOR

Foto saya
Temmy Arthapuri
Mom I Wife I Writer
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Artikel Populer

  • Kesan Perdana Trekking Day di Lenirra Villa & Resto: Tujuan Rekreasi Kuliner nan Teduh, Terlengkap, dan Terbaik
  • Resensi Buku Perdanaku, Tradisi Makan Siang Indonesia : Khazanah Ragam dan Penyajiannya
  • Anomali Arogansi
  • My Blissfully Blessed Paradise

My Blog List

  • writesimplelife.wordpress.com
    Becoming a Better-Self
    7 tahun yang lalu
  • saung saya berbagi
    Little Girl in the Rain
    10 tahun yang lalu
  • AFD
    Buat kamu :)
    13 tahun yang lalu
  • "Ar-Rohman"
    Mengapa Berjilbab??
    14 tahun yang lalu
  • Aku Ingat Nikki
    Nikki Inspire[s]
    15 tahun yang lalu
  • Puisi Indonesia Modern
    Puisi-puisi Putri Narita Pangestuti
    16 tahun yang lalu
  • atemia's Site
  • Blogger Buku Indonesia
  • fiefive
  • Roro's Site

Pengikut

Copyright © 2015 Temmy Times. Designed by OddThemes | Distributed By Copy Blogger Themes